Secuil Kisah Fotografi part 2 (NEW)


“Apa itu fotografi?
Siapa yang pertama menemukannya?
Kapan ia menemukannya?
Peristiwa apa yang mengakibatkan lahirnya fotografi?
Bagaimana perkembangan fotografi?”


Bila dilihat dari segi Etimologis kata Fotografi (Inggris: Photography) berasal dari bahasa Yunani yakni “Foto” atau Cahaya dan “Grafo” atau melukis, maka dapat diartikan secara singkat Fotografi ialah melukis cahaya. Secara umum bias diartikan, “Fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya”. (www.id.wikipedia.org) Bila tidak ada cahaya maka foto pun tidak akan bisa dibuat.
Sebenarnya untuk asal muasal fotografi penulis sendiri masih bingung karena dalam beberapa sumber masih ada ketimpangan dalam kebenaran asal muasal fotografi. Namun dapat diurutkan sejarahnya sebagai berikut:
1.      Mo Ti (abad 5 SM)
Dari suatu sumber menyatakan bahwa dalam buku The History of Photography karya Alma Davenport, terbitan University of New Mexico Press tahun 1991 menyebutkan bahwa yang menemukan fotografi adalah Mo TI, orang asli Mesir pada abad ke-5 SM. Ia menemukan sebuah peritiwa yang membuat sutu fenomena menakjubkan yakni fenomena pinhole, yang maka fenomena ini menghasilkan kamera pertama yakni kamera obscura. Peristiwa yang diamati oleh Mo Ti ialah adanya pemandangan dari luar yang terbalik pada dinding yang mana ruangannya gelap, hal ini dikarenakan ada cahaya yang masuk ke ruangan itu sebesar lubang jarum.
2.      Aristoteles (abad 3 SM)
Berdasar dari fenomena pinhole, Aristoteles melakukan sebuah eksperimen yang menghasilkan gerhana matari dapat diamati. Ia mencoba dari sebuah kulit yang lubangi kecil yang kemudian direntangkan, maka cahaya dari bayangan matahari itu menembus dan memantul ke tanah sehingga terlihatlah gerhana matahari.
3.      Al Hitam (abad 10 M)
Seorang ilmuwan asli Irak ini yang pertama menemukan fenomena obscura. Ia mencobanya dalam tenda yang tertutup dan membuat lubang kecil pada tenda tersebut. Hal ini membuat pada abad 11 kamera obscura sudah mulai digunakan oleh bangsa Arab denga menggunakan tenda tentunya.
4.      Leonardo Da Vinci (akhir abad 15 M)
Ilmuwan dan pelukis yang satu ini kemudian menciptakan system kerja dari kamera obscura sehingga pada masa ini terciptalah sebuah kamera pertama yakni kamera obscura, meskipun hasil fotonya masih samar-samar.

5.      Abad 15 – 20
·         Seorang ilmuwan berhasil menemukan kamera portable pertama pada tahun 1975 (hanya untuk penggambaran benda)
·         Tahun 1680 ditemukan kamera reflex pertama (hanya untuk penggambaran benda)
·         Sorang Germani, Johan Heinrich Schulse pada awal abad 17 melakukan percobaan dengan menggunakan pelat klorid perak (fotogram) namun eksperimen ini gagal. Juga ada Humphrey Davy yang bernasib sama seperti Schulse. Kemudian penelitian ini dilanjutkan oleh Thomas Wedgwood tahun 1800.
·         Pada tahun 1826 (disebut awal sejarah fotografi sebenarnya) seniman Prancis, Joseph-Nicephore Niepce melakukan exposed pemandangan dari kamarnya selama delapan jam melalui proses Heliogram di atas plat logam berlapis aspal, berhasil menciptakan sebuah foto yang menghasilkan gambar permanen. Dan fotonya disimpan di University of Texas, Austin, AS. 
Foto "view from the window at le gras" ciptaan Joseph-Nicephore Niepce 
(http://www.radhon.co.cc/2010/09/sejarah-fotografi-dari-masa-ke-masa.html)

·         Pada tahun 1827 Niepce mengajak Louis-Jacques Mande’ Daguerre untuk berkerja sama, dan mereka pernah meramalkan bahwa “fotografi akan menjadi seni termuda yang dilahirkan zaman.” (www.insankamil.org)
·          Pada tanggal 19 Agustus 1839,  Daguerre berhasil membuat foto sebenrnya: sebuah gambar permanen pada lembaran plat tembaga perak yang dilapisi larutan iodin yang disinari selama satu setengah jam cahaya langsung dengan pemanas mercuri (neon). Proses ini disebut daguerreotype. Untuk membuat gambar permanen, pelat dicuci larutan garam dapur dan asir suling. (www.insankamil.org) Dari penemuan ini kemudian Daguerre dikenal sebagai bapak fotografi dunia.
 "Boulevard du Temple" Dibuat oleh Louis JM Daguerre
 (http://fajargm.net/sejarah-fotografi/)

·         William Henry Talbott, seorang Inggris pada tahun 1839 menemukan cikal bakal film negatif modern dengan menggunakan kertas beremulsi untuk mencetak foto dengan cara“contact print” dan digunakan untuk cetak ulang film negative dengan teknik Calotype atau kemudian menjadi Talbotypes. Untuk gambar positif Talbot menggunakan proses Saltprint.
·         Menurut Szarkowski dalam Hartoyo (2004: 22), arsitek utama dunia fotografi modern adalah seorang pengusaha bernama George Eastman. Melalui perusahaannya yang bernama Kodak Eastman, George Eastman mengembangkan fotografi dengan menciptakan serta menjual roll film dan kamera boks yang praktis. Saat itu, dunia fotografi sudah mengenal perbaikan lensa, shutter, film, dan kertas foto. (www.insankamil.org)
·         Tahun 1900 ditemukan kamera yang beratnya 1400 pon dan lensanya 500 pon. Dan menggunakan film sebesar 4,5 x 8 kaki juga membutuhkan 10 galon bahan kimia dalam memprosesnya. Kamera yang membutuhkan bantuan 15 orang untuk mengoperasikannya ini dikenal dengan kamera Mammoth.
·         Tahun 1950 mulai digunakan prisma untuk memudahkan pembidikan pada kamera Single Lens Reflex (SLR), dan pada tahun yang sama Jepang mulai memasuki dunia fotografi dengan produksi kamera NIKON. (www.insankamil.org)
·         Tahun 1972 mulai dipasarkan kamera Polaroid yang ditemukan oleh Edwin Land. Kamera Polaroid mampu menghasilkan gambar tanpa melalui proses pengembangan dan pencetakan film. (www.insankamil.org)
6.      Abad 21
Kamera juga berjalan Seiring dengan perkembangan pesatnya teknlogi, hal ini membuat perkembangan kamera yang semakin canggih dan berbagai macam model  kamera. Seperti yang sedang digandrungi para pecinta fotografi yakni DSLR, kamera saku (pocket camera), dsb.
 Ragam macam kamera digital
(http://indoflyer.net)
sumber: www.id.wikipedia.org
             www.insankamil.org
 

Komentar

Postingan Populer